Namun ironisnya, kita sebagai orang Indonesia yang satu negara tidak mengetahui bahwa yang kita nikmati adalah hasil karya anak negeri sendiri. Tahukah kamu kalau desainer cover album Maroon 5 adalah mahasiswa asal Indonesia? Pernah dengarkah kamu jika orang di balik lucunya karakter Minions juga lahir di Indonesia?
Di artikel ini Hipwee sudah himpun 18 anak negeri dengan karya luar biasa yang terbukti sudah diterima dunia. Tak hanya bermaksud pamer pencapaian, tapi Hipwee harap dengan menengok keberhasilan kamu juga bisa mendapatkan motivasi untuk berlari mengejar mimpi.
1. Bayu Santoso : mahasiswa biasa, pemenang desain cover album Maroon 5 yang karyanya mendunia.

Bayu Santoso via www.youtube.com
Mahasiswa ISI Jogja jurusan Desain Komunikasi Visual ini memenangkan lomba desain cover album yang diadakan oleh band ternama asal California, Maroon 5. Desain karyanya berupa gambar wajah harimau putih dengan guratan berbentuk V pada bagian hidung. Hasil karyanya mampu memenangkan lomba desain yang diikuti oleh banyak orang dan berhak menjadi cover album Ke 5 dari Maroon 5.
Bayu yang saat ini masih menekuni dunia kuliah memang sering mengikuti lomba desain. Sebelum memenangkan kontes kali ini, dia sudah pernah juga memenangkan kontes artwork yang diadakan oleh musisi legendaris Billie Joel. Nah, bisa dilihat ‘kan sekarang, apapun profesimu kamu tetap bisa berkarya, bahkan hingga diakui oleh dunia.
2. Di balik keimutan Minions, ada pria berdarah Indonesia sebagai arsitek utamanya, Pierre Coffin.

Pierre Coffin via www.telerama.fr
Dia merupakan putra dari penulis ternama Indonesia, N.H Dini. Karena kesuksesannya ini dia akan bekerja sama dengan selebriti Hollywood papan atas di proyek film yang selanjutnya. Apakah kalian tahu bahwa karakter Minions menggunakan campuran berbagai bahasa termasuk Indonesia? Coba deh tonton filmnya lagi dan cari tahu di adegan mana karakter Minions ini mengucapkan kata “Terima kasih”.
3. Andre Surya : sang animator Transformer 3D yang sebagian besar ketrampilannya didapatkan secara otodidak

Andre Surya via mediabisnisonline.com
Banyak karyanya yang telah memenangkan berbagai penghargaan. Bahkan, kemampuannya yang mumpuni menjadikannya satu-satunya orang Indonesia yang bisa bergabung dengan proyek film besar, Transformer 3D. Dia sangat bersyukur karena berkat ketekunannya, sekarang dia mampu bekerja di tempat yang diimpikannya. Apakah kamu juga mau mengikuti jejak keberhasilannya?
4. Christiawan Lie, Ilustrator komik yang karyanya berhasil menembus pasar Amerika

Christiawan Lie via titusgolan.wordpress.com
Selain itu, Chris Lie juga telah menciptakan komik hasil karyanya sendiri, yang berjudul “Return of The Labyrinth” dan diterbitkan oleh Tokyopop. Komik itu adalah komik beraliran manga Jepang yang diproduksi di Amerika. Pada edisi awal terbit, “Return of the Labyrinth” sudah menduduki posisi keempat komik terlaris di Amerika, bersaing dengan komik Naruto.
5. Griselda Sastrawinata, animator perempuan yang karyanya bisa kita saksikan di film animasi The Sherk

Griselda Sastrawinata via www.animationxpress.com
6. Rini Sugianto, animator asal Indonesia yang bergabung dalam proyek film-film Box Office Amerika

Rini Sugianto via dikotak.com
7. Wira Winata membuktikan bahwa hobi yang diyakini dan ditekuni bisa membawanya bekerjasama dengan Disney

Wira Winata via my.dbkomik.com
8. Menjadi anak orang ternama tidak menjadikannya lupa segalanya, hal ini justru membuat Marsha Chikita sukses menapaki karier menjadi animator

Marsha Chikita via www.dream.co.id
Namun, keberhasilannya di sana tidak membuatnya lupa pada negeri sendiri. Marsha Chikita justru kembali ke Indonesia dan ingin membuka perusahaan animasi sendiri. Semoga nantinya dunia perfilman Indonesia makin maju dengan adanya bakat-bakat muda yang bertalenta ya.
9. Di bidang olahraga, kita punya duo Lilyana Natsir & Tontowi Ahmad yang siap mengharumkan nama bangsa

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir via zulkifli19.wordpress.com
Berbagai gelar telah berhasil disabet oleh Lilyana dan Tontowi tiga tahun berturut-turut — di antaranya champion kompetisi All England di tahun 2012, 2013, 2014. Jadi, masih mau menganggap enteng prestasi negeri sendiri?
10. Butet Manurung, pahlawan Asia versi majalah Time tahun 2004

Butet Manurung via www.antaranews.com
Sistem Sokola Rimba yang telah ia kembangkan saat ini diterapkan juga di beberapa wilayah terpencil di Indonesia. Butet rela tinggal berbulan-bulan di pedalaman rimba demi mengajar orang-orang pedalaman agar bisa membaca dan menulis, agar tidak dianggap lagi sebagai orang yang bodoh dan mudah ditipu. Karena kepeduliannya tersebut, dia pernah menerima penghargaan sebagai salah satu Pahlawan Asia dari Majalah TIME di tahun 2004.
11. Kamu juga bisa mendengarkan lantunan suara Dougy Mandagi di soundtrack film 500 Days of Summer

The Temper Trap via www.gigslutz.co.uk
Perjuangannya untuk bisa sesukses sekarang juga tidak mudah. Dulu dia sempat melakoni beberapa pekerjaan seperti pelukis, penjaga toko, hingga pengamen. Keyakinan teguh dan perjuangannya menggapai mimpilah yang membuatnya tidak mudah patah arang dan bisa sukses seperti sekarang.
12. Joey Alexander Sila, pianis cilik yang prestasinya dikenal di kancah Internasioal

Joey Alexander Sila via dennysakrie63.wordpress.com
Prestasi yang berhasil dia dapatkan juga tak tanggung-tanggung, dia berhasil meraih “Grand Prix 1st International Festival Contest of Jazz Improvisation Skill” yang diselenggarakan pada 5-8 Juni 2013 di Odessa, Ukraina. Pada festival musik Jazz itu, Joey adalah peserta termuda, dan dia berhasil mengalahkan 43 peserta dari berbagai dunia.
13. Perancang Mobil VW yang mendunia adalah pria asal Indonesia, Chris Lesmana

Chris Lesmana via ladang-hijau.blogspot.com
Selain VW Up!, Chris Lesmana sebelumnya juga telah merancang VW New Beetle, atau yang lebih familiar disebut dengan VW Kodok. Desain paten Chris Lesmana sendiri sekarang udah terdaftar di Amerika Serikat pada tahun 2008.
14. Boneka Papermoon buatan Indonesia bisa dinikmati di berbagai negara berkat Maria Tri Sulistyani

Ria Papermoon via directory.indonesiakreatif.net
Cerita-cerita yang diangkat pun cerita ringan, dan tema yang diangkat adalah cerita sejarah di tahun 1965. Pertunjukan boneka ini mendapat apresiasi yang luar biasa di sejumlah negara loh, seperti Malaysia, Singapura, India, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.
15. Sutradara film Indie yang karyanya diputar di banyak negara, Yosep Anggi Noen

Yosep Anggi Noen via www.tribunnews.com
Film panjang perdananya yang berjudul “Vakansi Yang Janggal dan Penyakit Lainnya” sudah keliling di berbagai festival internasional, seperti Festival Film Internasional Locarno ke-65 di Swiss. Salah satu film pendek hasil garapannya juga mendapat penghargaan dari “Sonje Award Best Short Film” di Busan International Film Festival 2013.
16. Mocca tidak hanya punya pendukung fanatik di Indonesia tetapi juga di seantero Asia

Mocca via noizumi.wordpress.com
17. Tidak hanya Mocca yang gaungnya terdengar di Asia, White Shoes and The Couples Company bahkan sampai ke Amerika dan Eropa

White Shoes and The Couples Company via www.kaskus.co.id
18. Sandy Sondoro, dari pengamen jalanan menjadi musisi ternama di negara Jerman

Sandy Sandoro via www.tribunnews.com
Setelah membaca prestasi figur-figur di atas, apa yang kamu rasakan? Apakah bangga sekaligus termotivasi? Apapun profesimu bila ditekuni dengan perjuangan yang gigih tentu akan menghasilkan dan membanggakan. Jangan menyerah kalah atau bahkan berhenti di tengah jalan sebelum meraih segala yang kamu impikan ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar